Rabu, 17 Februari 2021

Kisah Atlet Bridge Tertua hingga Terkaya di Asian Games 2018

 Permainan kartu bernama bridge melakukan debutnya di Asian Games, perhelatan berbagai cabang olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade.

Ketika para atlet lain berkeringat dan merasakan ketegangan di lintasan, lapangan atau kolam, sekelompok orang bersaing di cabang olahraga yang lebih mengasah otak dan memerlukan ketenangan di Asian Games 2018 hari Selasa (21/8/2018).

Permainan kartu bernama bridge melakukan debutnya di Asian Games, perhelatan berbagai cabang olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade. Lebih dari 200 atlet dari seluruh Asia turut berpartisipasi dalam kompetisi itu.

Tongkat alat bantu jalan milik warga Filipina bernama Kong Te Yang, 85 tahun, tergeletak di sebelah kursinya, satu dari 17 meja yang disusun di ballroom Jakarta Convention Center (JCC). Ia berhadapan dengan sepasang pemain dari Pakistan dalam salah satu pertandingan pembukaan.

 

Tidak seperti acara lain di mana keramaian pengunjung adalah bentuk dukungan positif, umumnya penonton justru dilarang menyaksikan kompetisi bridge. Alhasil, hampir tidak ada suara yang terdengar ketika "pertandingan" sedang berlangsung.

Yang, peserta tertua di kompetisi itu, tertawa ketika ditanya apakah bridge harus dianggap sebagai sebuah cabang olahraga.

"Kami sulit dibandingkan dengan Olympian [para atlet Olimpiade], yang motonya adalah 'lebih cepat, lebih tinggi, dan lebih kuat,'" kata Yang, dilansir dari Reuters.

"Kami harus melihat lebih dari batasan kekuatan fisik kami. Bridge sebenarnya sangat matematis. Anda harus mengetahui probabilitas, Anda harus tahu psikologi, dan Anda harus memiliki pikiran terbuka di setiap waktu."

Yang berharap mendapat perlawanan sengit dari Indonesia, selaku tuan rumah, juga dari China, India, Pakistan, dan "tim termuda Singapura". Kenneth Chan, 22 tahun, masuk dalam tim Singapura.

"Permainan bridge ini sangat mirip seperti kehidupan, dengan semua ketidakpastiannya," katanya. Ia berkata bahkan jika Anda berpikir sudah menguasai banyak teknik, maka akan sadar bahwa belum cukup banyak teknik yang Anda pelajari.


Sebab tuan rumah Asian Games diperbolehkan memilih sejumlah cabang olahraga tambahan, salah satu pendorong di balik kehadiran bridge di kompetisi ini adalah miliuner Indonesia Michael Bambang Hartono yang berusia 78 tahun.

Michael, yang melakukan lobi selama bertahun-tahun ke Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA), mengatakan Presiden OCA Sheikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah awalnya menolak memasukkan bridge ke Asian Games. Alasannya, dia khawatir pertandingan itu akan lebih menyerupai perjudian.

"Setelah kami menjelaskan bahwa bridge juga dimainkan di negara-negara Islam seperti Indonesia dan memiliki kejuaraan dunia tersendiri, dia menerimanya," kata Michael. Dia berharap bisa memperoleh setidaknya satu medali emas untuk membantu Indonesia mencapai target 16 medali secara keseluruhan di Asian Games.

 Hartono, yang memimpin South East Asia Bridge Federation, lebih dikenal sebagai pemilik konglomerasi tembakau Grup Djarum.

 Permainan kartu bernama bridge melakukan debutnya di Asian Games, perhelatan berbagai cabang olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade.

Bersama dengan saudaranya Robert Budi, dia ditahbiskan sebagai pria terkaya Indonesia oleh majalah Forbes pada tahun 2017. Kekayaan mereka berdua mencapai US$32,3 miliar (Rp 472,5 triliun) yang membuatnya berada di peringkat orang terkaya ke-75 di dunia.

Taipan yang sudah bermain bridge sejak berusia enam tahun itu mengatakan ketentuan untuk bridge tidak terlalu berbeda dengan pekerjaannya sehari-hari.

"Proses pembuatan keputusan di bridge dan bisnis itu sama. Anda mengumpulkan informasi dan data, membuat kesimpulan, dan merencanakan sebuah strategi," katanya.

Michael mengaku bisa menghabiskan waktu delapan sampai 10 jam untuk satu permainan.

Jika ia berhasil, suatu saat bridge akan dimainkan di Olimpiade. Ambisi itu mungkin tidak terdengar terlalu jauh, bahkan jika usulan untuk memasukkan permainan ini ke Tokyo Games 2020 gagal.

Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee) sudah mengakui Federasi Bridge Dunia (World Bridge Federatrion) sebagai sebuah 'organisasi olahraga'. Komite itu juga dengan serius mempertimbangkan untuk memasukkan esport, pertandingan game elektronik yang masuk ke kategori olahraga eksibisi di Asian Games saat ini,

Esport akan melakukan debut sebagai olahraga yang meraih medali di Asian Games 2022 yang diselenggarakan di Hangzhou, China.

"Kami bermimpi bridge akan menjadi sebuah kompetisi juga di Olimpiade," kata Michael. "Inilah perjuangan kami selanjutnya"

Selasa, 16 Februari 2021

Asal Mula Permainan Domino, Perkembangan dan Cara Bermainnya

Apakah Anda sedang suntuk karena waktu luang yang tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal? Ataukah Anda ingin menambah penghasilan diwaktu luang? Jika jawaban Anda positif, mungkin Anda bisa mencoba bermain judi secara online.

Kami menawarkan permainan yang mudah, cepat, tanpa ikatan, dan bisa dilakukan di mana saja, Anda bahkan juga bisa mendapatkan penghasilan dari permainan ini. Ada beragam jenis permainan yang bisa Anda mainkan di judi online, mulai dari permainan slot, tembak ikan, poker, roulete, atau Domino. Ketika Anda ingin mendatkan keuntungan yang besar namun dengan waktu yang singkat, memilih permainan jenis terakhir bisa menjadi pilihan Anda. Apakah Anda khawatir karena baru mencoba untuk bermain permainan ini? 

Sebagai pemula kadang memang sering ditemukan rasa minder, apalagi jika lawan yang dihadapi merupakan pemain senior. Selain intimidasi yang diberikan, pemain senior juga sering menggertak dengan melakukan betting dengan jumlah yang cukup besar, membuat banyak pemain merasa ketar-ketir bahwa mereka telah kalah bahkan sejak di putaran pertama. Apabila Anda merasa ingin menaikkan skill Anda dalam bermain, berikut merupakan penjelasan singkat yang bisa membantu Anda. Mempelajari ini akan membuat Anda mengerti seluk beluk permainan domino qq tanpa memerlukan waktu yang panjang.

 

 Sejarah Permulaan Domino

Permainan Domino merupakan permainan kartu tradisional yang berasal dari negeri China. Awalnya permainan ini merupakan permainan yang dipersembahkan untuk sang Kaisar Hui, di awal abad ke-12 M. Namun, Sang Kaisar kemudian menyuruh prajuritnya untuk menyebar luaskan permainan kartu ini ke seluruh negeri. Sumber yang berbeda menyatakan bahwa kartu domino ditemukan oleh orang Eropa, pada pertengahan abad ke-16 M. Terlepas dari jenis yang berbeda, akhirnya kartu domino bisa tersebar ke seluruh dunia berkat perdagangan yang dilakukan oleh pedagang-pedagang, yang mana sekaligus membawakan kultur dari negaranya. Pada mulanya, permainan ini dilakukan secara darat atau temu langsung antar pemain. Dimainkan di tempat khusus, seperti rumah judi atau casino, dan dibarengi dengan taruhan yang besar. Perangkat yang dibutuhkan cukup sederhana, sebuah meja untuk arena, beberapa kursi untuk pemain, dan sat dek kartu domino lengkap berjumlah 28 buah. Walaupun menggunakan kursi, tidak jarang pula ia bisa dimainkan dengan alas yang rata, dimana pemain lainnya duduk melingkar mengelilinginya.
 

Berkembang Menjadi Domino Online 

Lalu bagaimana caranya permainan sederhana tersebut bisa menjadi Domino yang kita kenal sekarang? Yang bisa dimainkan secara daring dan banyak ditemui di beberapa situs judi online. Jika disusuri, mungkin bisa Anda lihat keika internet mulai booming dipakai. Karena kepraktisan yang diberikan, banyak orang yang kemudian berinisiatif untuk mengangkat judi menjadi permainan yang bisa diakses dimana saja. Inilah yang kemudian membuat banyak permainan judi darat diadaptasi dan di permak ulang menjadi permainan yang bisa dimainkan hanya dengan bermodalkan jaringan internet dan perangkat yang mendukung. Makin kesini, makin banyak yang diadaptasi, tidak hanya permainan kartu saja, namun juga sabung ayam, permainan slot games, bahkan taruhan olahraga. Beberapa negara yang sebelumnya melarang judi kemudian kecolongan dengan adanya permainan judi daring. Banyak pemain yang akhirnya berpindah haluan menuju ke situs internet untuk bermain dan melipat gandakan uang. Regulasi semakin diperketat, dan banyak situs yang kemudian tidak bisa diakses karena memiliki konten judi. Namun, tentu banyak orang yang telah mengantisipasi kejadian tersebut. Mereka mulai membuka portal-portal yang hanya bisa diakses oleh mereka yang terdaftar sebagai member. Ada pula yang menggunakan piranti lunak perangkat ketiga untuk membobol sistem yang telah diblokir, sehingga tetap bisa memainkan Domino secara online. Ketika perjudian daring berkembang semakin pesat, maka terbentulah lembaga internasional yang mengurusi ketentuan terkait judi online. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kecurangan dan berbagai hal yang merugikan pemain. Semua aspek akan diperiksa, mulai dari sistem keamanan, transaksi dana, mesin yang digunakan, server, dan masih banyak lagi. Agen judi atau situs tersebut, apabila sudah lolos semua tes yang diberlakukan, akan mendapatkan sertifikat khusus, bahwa mereka merupakan agen judi yang jujur, aman, dan terpercaya. Inilah pula yang membuat Anda harus berhati-hati ketika memilih agen judi untuk bermain. Pilihlah yang memiliki sertifikat bahwa semua aspek di dalamnya telah teruji secara menyeluruh.
 

Cara Bermain Domino 

 
Kini, saatnya Anda mengetahui bagaimana bermain permainan ini. Sebagai pemula, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut secara teratur, guna memudahkan jalannya permainan Anda ke depannya.
 

Mendaftar Sebagai Member di Situs Agen Judi Online 

 
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu sebelum memainkan Domino di situs perjudian online. Anda tidak bisa langsung melakukan akses ke arena permainan apabila Anda bukan member. Ingat untuk memilih bandar terpercaya untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang akan merugikan Anda selama bermain di sana. Pastikan mereka memberikan pelayanan yang baik, misalnya akses server yang cepet, layanan kolom percakapan secara langsung, kemudahan pengiriman uang taruhan, dan lain sebagainya.  
 

Masuk ke Server dan Pasang Taruhan 

Sebelum Anda bermain, ingat untuk memasang taruhan terlebih dahulu. Dalam konsep permainan daring, Anda hanya perlu melakukan transfer uang ke akun Anda. Biasanya melalui akun atau rekening yang dimiliki oleh bandar, kemudian uang taruhan tersebut akan dimasukkan ke dalam akun Anda. Dengan uang modal taruhan tersebut, Anda bisa memulai permainan Domino. Setelah memasuki server, Anda bisa langsung memilih permainan. Pilih yang bertuliskan Domini Qiu-Qiu atau sejenisnya. Tunggu sejenak hingga proses loading selesai, kemudian nikmati permainan Anda.
 

Pelajari Cara Bermain dengan Benar 

Cara ketiga ini sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, namun untuk mencari pengalaman, Anda bisa langsung masuk dan bermain, usahakan menggunakan taruhan yang kecil. Pengalaman tersebut akan membantu Anda memahami seperti apa jalannya permainan dan atmosfir yang ada di sana. Setelah mengetahui secara langsung sensasi bermain tersebut, Anda bisa berisitirahat sejenak untuk mempelajari bagaimana cara bermain permainan tersebut dengan benar. Anda bisa melihat tutorialnya di Youtube, bertanya kepada teman yang sudah ahli, atau melakukan browsing di internet.
 

Bermain dengan Tenang 

 Jangan mudah terpancing dengan provokasi dari lawan Anda, tetap berpikir dengan tenang, dan pikirkan langkah yang akan Anda lakukan ke depannya. Dengan begitu, Anda bisa menguasai diri dan tidak gegabah ketika permainan tengah berlangsung. Jika Anda merasa keberuntungan Anda sedang tidak bagus, Anda boleh melakukan fold atau lipat kartu. Ketika Anda merasa tertekan, sebaiknya tidak memaksa untuk terus memainkan sesi tersebut hingga selesai. Itulah penjelasan singkat mengenai Domino99 yang bisa membantu Anda. Manfaatkan informasi tersebut untuk menunjang permainan Anda di meja judi daring ke depannya. Bila Anda yakin akan memenangkan permainan, jangan ragu memasang taruhan dengan jumlah yang tinggi. Selamat mencoba!

Kisah Atlet Bridge Tertua hingga Terkaya di Asian Games 2018

  Ketika para atlet lain berkeringat dan merasakan ketegangan di lintasan, lapangan atau kolam, sekelompok orang bersaing di cabang olahra...